Pada tahun 2020, Mayoritas Penduduk Jepang diprediksi Lajang

Pada tahun 2020, Mayoritas Penduduk Jepang diprediksi Lajang

Jepang saat ini tampaknya dilanda masalah serius. Alasannya, angka kelahiran yang semakin sedikit setiap tahunnya. Bahkan, pemerintah mereka memperkirakan bahwa mayoritas masyarakat Jepang pada tahun 2040 akan menjadi lajang. Prediksi ini diperkuat oleh penggambaran grafik pertumbuhan populasi Jepang dalam 30 tahun terakhir yang dirilis oleh Badan Penelitian Kependudukan dan Jaminan Sosial Jepang.




Mengubah Pola Populasi

Mengubah Pola Populasi
Dalam grafik, terlihat bahwa jumlah orang yang lebih suka hidup sendiri semakin meningkat setiap tahunnya dari jumlah penduduk yang memilih menikah dan memiliki anak. Selain itu, populasi yang ingin hidup sendiri juga meningkat dengan kategori 'hidup sendiri'. Selain itu, pada tahun 1973 ada 1,1 juta pernikahan di Jepang, tetapi sekarang dalam data yang dirilis pada tahun 2018, jumlah pernikahan turun menjadi 590.000.




Penduduk yang Lajang diusia 50 tahun

Orang yang belum menikah pada usia 50 tahun
Selain itu, saat ini Jepang juga mengalami fenomena 'Kelebihan Pria' di mana populasi pria lebih banyak dari pada populasi wanita di Jepang. Perbedaannya bahkan mencapai 3,4 juta. Pemerintah Jepang saat ini berusaha keras untuk membuat warganya ingin menikah dan memiliki anak sehingga tingkat kelahiran penduduk baru akan meningkat.

Referensi: nippon.com
AKASORA
AKASORA Hanyalah seorang manusia biasa yang menyukai berbagai hal tentang Jepang.

Tidak ada komentar untuk "Pada tahun 2020, Mayoritas Penduduk Jepang diprediksi Lajang"

Berlangganan via Email